Papa,
Sebelum pesta berlangsung
Izinkan aku menengok ke belakang
Disana sahabatku yang miskin
Hidup dengan berjualan koran
Papa,
Dia teman sekelasku juga
Lulus dalam ujian
Nilainya yang tinggi sangat kusayangkan
Kini
Aku minta kesediaan papa
Menyerahkan biaya pestaku
Untuk meringankan ongkos masuk sahabatku di perguruan tinggi
Senin, 10 Juni 2013
SAWAH
Sawah dibawah emas padu
Padi melambai, melalai terkulai
Naik suara salung terunai
Sejuk di dengar
Mendamaikan kalbu
Sungai bersinar menyilaukan mata
Menyemburkan buih warna pelangi
Anak mandi bersuka hati
Berkejar-kejaran berseru gempita
Padi melambai, melalai terkulai
Naik suara salung terunai
Sejuk di dengar
Mendamaikan kalbu
Sungai bersinar menyilaukan mata
Menyemburkan buih warna pelangi
Anak mandi bersuka hati
Berkejar-kejaran berseru gempita
KEPADA KORUPTOR
Gantilah makanan Bapak dengan nasi putih, sayur dan daging
Jangan makan uang kami
Lihatlah airmata para bocah
Yang menderas ditiap lampu merah jalan jalan jakarta
Dengarlah jerit lapar mereka di pengungsian
Juga doa kanak kanak yang ingin bersekolah
Tolong Bapak saksikan
Orang orang miskin memenuhi seluruh negeri
tidakkah menggetarkan?
Tolong, Pak
Gantilah makanan Bapak
Seperti manusia
Jangan makan uang kamu
Jangan makan uang kami
Lihatlah airmata para bocah
Yang menderas ditiap lampu merah jalan jalan jakarta
Dengarlah jerit lapar mereka di pengungsian
Juga doa kanak kanak yang ingin bersekolah
Tolong Bapak saksikan
Orang orang miskin memenuhi seluruh negeri
tidakkah menggetarkan?
Tolong, Pak
Gantilah makanan Bapak
Seperti manusia
Jangan makan uang kamu
Tugas no 4 Kelompok 3
Penyusunan APBD Harus Dapat Dipertanggungjawabkan
padangmedia.com , Senin, 08 April
2013 13:30 wib
@padangmedia.com
PADANG - Penyusunan anggaran mesti bisa dipertanggungjawabkan dan
dipertanggunggugatkan agar anggaran dan kegiatan yang ada tidak menjadi temuan
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Yang terlebih penting, penyusunan anggaran
harus berdasarkan permasalahan dan kebutuhan masyarakat.
Wakil Walikota Padang, Mahyeldi
Ansharullah menyampaikan hal itu kepada wartawan usai kegiatan Bimbingan Teknis
Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bagi aparatur di
lingkungan Pemerintah Kota Padang, Senin (8/4) di Axana Hotel, Padang.
Menurut Mahyeldi, diperlukan kehati -
hatian dalam mengurus dan mengelola keuangan negara. Perencanaan dan
kelengkapan data secara historis harus termenej dengan baik, serta memprediksi
dengan melihat kecenderungan - kecenderungan yang berkembang.
"Diharapkan aparatur dari SKPD
terkait dalam menyusun anggaran - anggaran kegiatan yang dilaksanakan ini
bisa meningkatkan kapasitas dan kompetensinya agar bisa
dipertanggungjawabkan," ujar Mahyeldi.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kota
Padang dalam pengunaan anggaran pada tahun 2012 lalu mendapat predikat
Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Tahun ini, seiring peningkatan
pengetahuan dan bimbingan teknik yang diberikan terhadap aparatur diharapkan
Pemko Padang akan mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan
Keuangan dan Asset (DPKA) Kota Padang, Syahrul, mengungkapkan, dalam pengeloaan
keuangan daerah banyak aspek, diantaranya aspek perencanan dan aspek
pelaksanaan. Dalam aspek pelaksanaan saat ini BPK sangat ketat mengawasi setiap
anggaran kegiatan yang dilaksanakan. Sehingga kita perlu melengkapi data dan
meningkatkan pula kemampuan aparatur melalui bimbingan teknis.
"Kegiatan bimbingan teknis yang
dilakukan saat ini diikuti oleh Kepala Sub Bagian Dan Kabid Keuangan pada SKPD
dan kecamatan se Kota Padang sebanyakj 150 orang," terangnya. (der)
KOMENTAR
1. Annisa Fitri/ 20212958/1EB23
Penyusunan anggaran mesti bisa
dipertanggungjawabkan dan dipertanggunggugatkan agar anggaran dan kegiatan yang
ada tidak menjadi temuan BPK dan agar tidak terjadi lagi penyalah gunaan
anggaran yang marak terjadi pada dewasa ini.
2. Dian
Putri/22212037/1EB23
Dalam menyusun apbd di suatu daerah
diperlukan kehati-hatian. Aparatur pemerintah juga harus bisa memikirkan dengan
baik permasalahan dalam daerah nya serta kebutuhan masyarakat daerah tersebut
dalam menyusun apbd. Selain itu dalam penyusunan apbd, para aparatur pemerintah
daerah juga harus bisa menimang dan memprediksi masalah-masalah apa yang
kira-kira terjadi di daerahnya. Agar apbd yang disusun tersebut bisa digunakan
sesuai dengan keadaan daerahnya serta bisa dipertanggungjawabkan di BPK.
3. Dyni aprillia soraya/22212342/1EB23
Seharusnya penyusunan
anggaran harus berdasarkan permasalahan dan kebutuhan masyarakat dan diperlukan
kehati - hatian dalam mengurus dan mengelola keuangan negara. Perencanaan dan
kelengkapan data secara historis harus termenej dengan sebaik mungkin, serta
memprediksi dengan melihat kecenderungan - kecenderungan yang berkembang.
Agar, kegiatan yang
ada tidak menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) dan agar tidak ada
terjadi lagi penyalah gunaan anggaran (KKN) yang sudah banyak terjadi saat ini.
4. Lydia Elvina/24212292/1EB23
Kurangnya pengawasan pemerintah daerah setempat 2012 tahun lalu , pemerintah padang
mendapatkan predikat WDP (Wajar Dengan Pengecualian) sehingga di perlukan
adanya kehati-hatian dan peningkatan kinerja dalama mengurus dan mengelola
keuangan negara sehingga akan berjalan sesuai prinsip, azaz, fungsi APBD. Jika
kinerja dalam penyusunan APDB dapat di pertanggungjawabkan, maka daerah
tersebut akan mendapatkan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Penilaian
tersebut dilihat dari , pembenahan data, peningkatan
koordinasi dalam penyusunan program dan pelaksanaan kegiatan serta mengurangi
pemborosan dalam pelaksanaan kegiatan.
5. Zelfi Cantika
Anjar Soka/28212015/1EB23
Penyusunan anggaran memang mesti harus
bias dipertanggungjawabkan dan dipertanggunggugatkan
agar anggaran dan kegiatan yang ada tidak menjadi temuan Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK). Karena diperlukan kehati - hatian dalam mengurus dan mengelola
keuangan negara. Perencanaan dan kelengkapan data secara historis harus
termenej dengan baik, serta memprediksi dengan melihat kecenderungan -
kecenderungan yang berkembang.
Dan
Yang terlebih penting, penyusunan anggaran harus berdasarkan permasalahan dan
kebutuhan masyarakat. dalam pengeloaan keuangan daerah banyak aspek,
diantaranya aspek perencanan dan aspek pelaksanaan. Dalam aspek pelaksanaan
saat ini BPK sangat ketat mengawasi setiap anggaran kegiatan yang dilaksanakan.
Sehingga kita perlu melengkapi data dan meningkatkan pula kemampuan aparatur
melalui bimbingan teknis.
Tugas no 3 Kelompok 3
Indonesia Akan Jadi Basis Produksi Industri Taiwan
Taiwan External Trade Development Council (Taitra) memprediksi Indonesia akan menjadi negara yang menjadi basis produksi industri asal Taiwan ketiga setelah China dan Vietnam pada tahun 2017, menyusul prospek RI sebagai wilayah yang dinilai menjanjikan.
Market Research Department
Taitra Harrison K.M. Lan mengatakan saat ini posisi Indonesia masih di
peringkat kelima sebagai basis produksi sejumlah industri asal Taiwan, yaitu
setelah China, Vietnam, Thailand, Malaysia.
"Melihat tren saat ini, kami
meyakini dalam lima tahun ke depan, Indonesia akan menjadi basis produksi
industri Taiwan di peringkat ketiga," kata Lan menjawab pertanyaan
wartawan di Kantor Taitra yang ada di Taipei, Senin, 15 Oktober
2012.
Memang, ujarnya, saat ini
90%-95% pilihan kalangan industri Taiwan memilih China sebagai basis
produksinya. Namun, tambahnya, dominasi China tersebut di masa mendatang
akan berubah. Menyusul prospek negara lain sebagai basis produksi, termasuk
Indonesia.
"Indonesia sebagai
wilayah basis produsi yang penting bagi industri asal Taiwan," kata
Luan. Dia mengatakan ada sejumlah alasan ketertarikan kalangan
manufaktur asal Taiwan untuk melirik Indonesia sebagai basis produksinya.
Pertama, mengingat besarnya pasar di Indonesia dengan penduduknya yang
padat. Kedua, kebijakan pemerintah untuk mendorong industri dalam negeri
untuk mengisi pasar di Indonesia. Ditambah potensi untuk mengekspor produk
Taiwan yang diproduksi di Indonesia ke kawasan Asia Tenggara. Dengan adanya
kebijakan mendorong industri di dalam negeri untuk memenuhi pasar
dalam negeri, tambahnya, menjadi ketertarikan kalangan
manufaktur di Taiwan untuk berinvestasi mendirikan indusri di
Indonesia.
"Investasi industri asal Taiwan
di China selama 10 tahun terakhir mencapai ratusan miliar dolar AS,
sementara di Vietnam dalam kurun waktu sama mencapai sekitar 10 miliar dolar
AS," kata Lan menggambarkan besarnya potensi investasi asal Taiwan
di negara lain.
Menurutnya, seyogyanya
ketertarikan kalangan industri Taiwan untuk bersiap menjadikan Indonesia
sebagai basis produksi tersebut didukung dengan sejumlah kebijakan dari
pemerintah.
Kebijakan yang diharapkan diberikan
pemerintah Indonesia, ujarnya, seperti memberikan insentif bagi para investor,
kemudahan dalam mendapatkan suplai listrik, mendapatkan
lahan, biaya buruh yang memadai, serta adanya agensi investasi yang
bisa menjawab setiap keingintahuan serta memecahkan masalah kalangan investor.
"Seperti BKPM agar bisa menolong kalangan
investor untuk memecahkan setiap problem yang dijumpai," kata Lan. Saat
ini industri asal Taiwan yang sudah menjadikan Indonesia sebagai salah
satu basis poduksinya adalah Pou Chen Group yang menjadi suplai merek sepatu
olahraga ternama dunia. Lainnya adalah untuk industri garmen.
Ketika ditanyakan industri asal Taiwan yang segera bakal menjadikan Indonesia sebagai basis produksinya, Lan tidak berkenan memberikan jawabannya.
Ketika ditanyakan industri asal Taiwan yang segera bakal menjadikan Indonesia sebagai basis produksinya, Lan tidak berkenan memberikan jawabannya.
KOMENTAR
1. Annisa Fitri/
20212958/1EB23
Baik
sekali kabar ini. Indonesia seharusnya mampu menduduki posisi 3 setelah China
dan Vietnam melihat mumpuninya Industri, pasar dan SDM di Indonesia. Apalagi
saat ini industri asal Taiwan yang sudah menjadikan Indonesia sebagai salah
satu basis produksinya adalah Pou Chen Group yang menjadi suplai merek sepatu
olahraga ternama dunia.
2. Dian Putri/22212037/1EB23
Walaupun kini industri asal Taiwan sudah
menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis poduksinya, yaitu Pou Chen Group
yang menjadi suplai merek sepatu olahraga ternama dunia dan Indonesia
juga diprediksi naik akan menjadi negara yang berbasis produksi industri asal
Taiwan ketiga setelah China dan Vietnam pada tahun 2017. Tetapi seharusnya
basis produksi industri Indonesia berbasis home industry karena dengan basis
industri tersebut dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan daya
kreatifitas masyarakat indonesia sendiri.
3. Dyni aprillia
soraya/22212342/1EB23
Sebenarnya Indonesia mempunyai
industry pasar dan SDM yang cukup baik. Apa lagi jika kebijakan
pemerintah untuk mendorong industri dalam negeri untuk mengisi pasar di
Indonesia. Ditambah potensi untuk mengekspor produk Taiwan yang diproduksi di
Indonesia ke kawasan Asia Tenggara. Dengan adanya kebijakan mendorong
industri di dalam negeri untuk memenuhi pasar dalam negeri, menjadi ketertarikan kalangan
manufaktur di Taiwan untuk berinvestasi mendirikan indusri di
Indonesia.
Kebijakan yang diharapkan diberikan pemerintah
Indonesia, seperti memberikan insentif bagi para investor, kemudahan
dalam mendapatkan suplai listrik, mendapatkan lahan, biaya
buruh yang memadai, serta adanya agensi investasi yang bisa menjawab
setiap keingintahuan serta memecahkan masalah kalangan investor.
Jadi Indonesia sangat mampu dan bisa berpotensi
menduduki posisi ke-3 asal Taiwan atau mugkin se-asia. Jika industry ini di
kelola sebaik mungkin dan adanya peranan dukungan dari
pemerintah.contohnya,saat ini Indonesia sebagai salah satu basis produksi yang
menjadi salah satu suplai merek sepatu olahraga ternama di dunia yaitu pruduksi
pou chen group.
4. Lydia Elvina/24212292/1EB23
Seharusnya Indonesia itu berbasis produksi Home Industry
bukan berbasis produksi Industry Taiwan. Indonesia harus bangga jika memiliki
produksi dalam negeri. Bukan menjadi basis produksi yang berasal dari negara
lain . Dengan basis home industry, Indonesia dapat menciptakan lapangan kerja
bagi pengangguran, menciptakan daya kreatifitas masyarakat, menambah devisa
negara juga. Coba anda bayangkan saja, kalau Indonesia ini hanya menumpang pada
produksi negara lain? Bagaimana generasi penerus Indonesia akan maju? Yang ada
hanya memanjakan rakyat Indonesia menikmati produksi negara lain. Sedangkan
untuk menciptakan kreatifitas, mutu, tenaga yang berpotensi dan professional
serta tenaga kerja yang handal dalam bidangnya perlu adanya peningkatan mutu
SDM.
5. Zelfi Cantika Anjar Soka/28212015/1EB23
Bagus karena dengan adanya
kebijakan mendorong industri di dalam negeri untuk memenuhi pasar
dalam negeri, tambahnya, menjadi ketertarikan kalangan
manufaktur di Taiwan untuk berinvestasi mendirikan indusri di
Indonesia. Sebab Investasi industri asal Taiwan di
China selama 10 tahun terakhir mencapai ratusan miliar dolar AS,
sementara di Vietnam dalam kurun waktu sama mencapai sekitar 10 miliar dolar AS yang menggambarkan besarnya potensi investasi asal Taiwan
di negara lain. Seyogyanya ketertarikan kalangan industri Taiwan untuk
bersiap menjadikan Indonesia sebagai basis produksi tersebut didukung dengan
sejumlah kebijakan dari pemerintah.
Kebijakan yang dharapkan diberikan pemerintah
Indonesia, ujarnya, seperti memberikan insentif bagi para investor, kemudahan
dalam mendapatkan suplai listrik, mendapatkan lahan, biaya
buruh yang memadai, serta adanya agensi investasi yang bisa menjawab
setiap keingintahuan serta memecahkan masalah kalangan investor seperti BKPM agar bisa menolong kalangan investor untuk memecahkan setiap
problem yang dijumpai dan Saat
ini industri asal Taiwan yang sudah menjadikan Indonesia sebagai salah
satu basis poduksinya adalah Pou Chen Group yang menjadi suplai merek sepatu
olahraga ternama dunia. Lainnya adalah untuk industri garmen.
Tugas no 2 Kelompok 3
#8
Roadmap
BUMNa
44
BUMN Tidak Akan Dilikuidasi
Penulis : Orin Basuki | Selasa,
27 April 2010 | 08:43 WIB SINGAPURA,
KOMPAS.com —
Kementerian Badan Usaha Milik Negara merancang roadmap atau
peta jalan pengembangan perusahaan milik negara ini dengan mempertahankan
bentuk dan status 44 BUMN. Ke-44 BUMN ini tidak akan digabung, dilikuidasi,
atau didivestasi karena tergolong BUMN besar, telanjur berbentuk perusahaan
umum, dan memegang tanggung jawab public service obligation atau PSO.
Deputi Bidang Privatisasi dan Restrukturisasi Kementerian BUMN Mahmuddin Yasin
menegaskan hal itu di Singapura, Selasa (27/4/2010). BUMN yang dikategorikan sebagai
perusahaan besar antara lain adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank BNI
(Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bukit Asam(Persero)
Tbk, PT Garuda Indonesia (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Krakatau
Steel (Persero), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk , PT Telekomunikasi
Indonesia (Persero) Tbk, Pertamina, serta PT PLN. Totalnya diperkirakan ada 25
BUMN. Adapun BUMN yang berstatus perusahaan umum atau perum ada 14 perusahaan,
antara lain Bulog. Adapun BUMN yang saat ini menanggung tanggung jawab PSO ada
10 perusahaan. Dari 10 BUMN PSO itu, lima di antaranya adalah BUMN besar.
Beberapa BUMN PSO yang akan kami biarkan stand alone (berdiri sendiri
tanpa diganbungkan atau dikonsolidasikan) antara lain PT Pelni dan PT Kereta
Api, ungkap Yasin.
Saat ini pemerintah tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran
pada 141 BUMN yang dianggap sudah terlalu gemuk. Pemerintah memiliki beberapa
opsi untuk merampingkan jumlah BUMN ini, antara lain dengan tetap menjadi
perusahaan yang berdiri sendiri (stand alone), dilikuidasi kalau terus
menerus merugi, merger atau konsolidasi, dan divestasi. Salah satu BUMN yang
akan didivestasi (dilepas kepemilikan saham pemerintah kepada pihak lain)
adalah PT Cambrics Primissima, perusahaan yang bergerak di industri pemintalan
dan pertenunan. Perusahaan ini didirikan sebagai perusahaan patungan antara
pemerintah dan Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI). Komposisi sahamnya
saat ini adalah pemerintah sebanyak 52,79 persen dan GKBI 47,21 persen.
"Kami menganggap pemerintah sudah tidak pantas lagi terjun langsung di sektor
tekstil," ungkap Yasin.
Editor :
Edj
KOMENTAR:
1. Annisa Fitri/ 20212958/1EB23
Roadmap
BUMN itu tidak mudah ditengah politik menjelang pemilu seperti ini dalam kurun
waktu sisa 1 tahun. Jadi pantas saja kalau BUMN mempertahankan sistem yang ada
saat ini. Seperti tidak akan menggabung, melikuditas, atau mendivestasi karena
tergolong BUMN besar, terlanjur berbentuk perusahaan umum, dan memegang
tanggung jawab public service obligation atau PSO
2. Dian Putri/22212037/1EB23
Kegiatan yang dilakukan pemerintah untuk merancang
roadmap dengan tetap mempertahankan dengan tidak digabungkan, dilikuidasi,
didivestasi ke-44 BUMN besar sudah benar. Hal ini agar ke-44 BUMN besar
tersebut bisa berdiri sendiri dan tentunya diharapkan bisa mengembangkan
kegiatannya agar bisa lebih membawa
manfaat bagi masyarakat dan bisa mengabdi untuk masyarakat dan negara.
3. Dyni aprillia
soraya/22212342/1EB23
Rencana yang ingin di ajukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara merancang roadmap atau
peta jalan pengembangan perusahaan milik negara ini dengan mempertahankan
bentuk dan status 44 BUMN bukan rencana yang baik menurut saya.karna rencana
tersebut belum tentu memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.
Apa lagi di tengah
politik menjelang pemilu seperti saat ini tidak mudah mengubah system kerja
BUMN.
Jadi, pantas saja kalau
BUMN tetap mempertahankan system yang ada saat ini.seperti tidak
menggabung,melikuidasi,atau mendivestasi.
Karena,BUMN tergolong
besar,berbentuk perusahaan umum,dan memiliki/memegang tanggung jawab Public
Service Obligation atau (PSO).
4. Lydia Elvina/24212292/1EB23
Program
likuidasi, konsolidasi dan divestasi, privatisasi (penjualan saham) ini
dilakukan sebenarnya kepada perusahaan BUMN yang terus menerus mengalami
kerugian sehingga tidak sesuai dengan tujuan BUMN yang ingin mensejahterakan
rakyat. Tapi dengan ada program
penjualan saham kepada pihak lain atau bisa disebut juga divestasi tidak
relevan dengan tujuannya, baik untuk menutupi devisit APBN maupun untuk
meningkatkan kinerja BUMN. Pembenahan kinerja BUMN tidak harus dengan pelepasan
kepemilikan pemerintah, namun dapat dilakukan dengan cara lain. Cara yang dapat
ditempuh diantaranya: Public enterprise reforms, Privatization of Management,
Contracting Out, dan Joint Ventures.Juga dengan menerapkan Good Corporate
Governance. Kecuali kalau penjualan saham tersebut dapat mendatangkan
manfaat bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia apabila setelah divestasi dan
privatisasi BUMN mampu bertahan hidup dan berkembang di masa depan, mampu
menghasilkan keuntungan, dapat memberdayakan usaha kecil, menengah dan koperasi
serta masyarakat yang ada disekitarnya. Akan tetapi pada kenyataannya kan
kadang tidak sesuai, apalagi BUMN sekarang identik dengan sumber korupsi, yang
lazim dikenal sebagai sapi perahan bagi oknum pejabat atau partai.
5. Zelfi Cantika Anjar Soka/28212015/1EB23
Harus nya Saat ini
pemerintah melakukan restrukturisasi besar-besaran pada 141 BUMN yang dianggap
sudah terlalu gemuk. Dan harus nya Pemerintah memiliki beberapa opsi untuk
merampingkan jumlah BUMN ini, antara lain dengan tetap menjadi perusahaan yang
berdiri sendiri (stand alone), dilikuidasi kalau terus menerus merugi,
merger atau konsolidasi, dan divestasi. Salah satu BUMN yang akan didivestasi
(dilepas kepemilikan saham pemerintah kepada pihak lain) adalah PT Cambrics
Primissima, perusahaan yang bergerak di industri pemintalan dan pertenunan.
Perusahaan ini didirikan sebagai perusahaan patungan antara pemerintah dan
Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI). Komposisi sahamnya saat ini adalah
pemerintah sebanyak 52,79 persen dan GKBI 47,21 persen. "Kami menganggap
pemerintah sudah tidak pantas lagi terjun langsung di sektor tekstil,"
Karna sudah banyak
sekali pemerintah berperan dalam usaha-usaha yang dianggap saya mungkin
perusahaan itu sudah biasa berjalan sendiri tanpa campur tangan pemerintah.
Tugas no 1 Kelompok 3
Ekonomi Syariah Wujudkan Sistem Ekonomi Berkelanjutan
Senin, 11 Februari 2013 08:31 WIB | 1925 ViewsDelft, Belanda (ANTARA News) - Penerapan ekonomi syariah
mampu mewujudkan sistem ekonomi berkelanjutan yang stabil dan menjaminnya tidak
rentan terhadap krisis seperti yang saat ini dihadapi masyarakat global, kata
konselor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Berlin, Jerman Ayodhia G.L
Kalake.
"Saat ini dunia sedang
menghadapi berbagai tantangan seperti menipisnya sumber energi dan pangan
akibat tingginya permintaan disertai pertumbuhan populasi," kata Ayodhia
pada pembukaan Konferensi Ekonomi Syariah yang diselenggarakan Perhimpunan
Inteletual Muslim Indonesia (PRIMA) Sabtu, di Hannover, Jerman.
Ia melanjutkan ekonomi syariah
mampu menyelesaikan permasalahan tersebut karena bertujuan memeratakan dan
menjaga keseimbangan kesejahteraan. "Syariah mengatur agar sumberdaya tidak dikuasai oleh
para kapitalis," ujar Ayodhia.
Menurut dia, di bidang perbankan
aset syariah di Indonesia saat ini telah mencapai Rp179 triliun atau setara
dengan 18,5 miliar dolar AS. Sedangkan jumlah nasabah bank syariah di Indonesia
tumbuh 36 persen sepanjang 2011 - 2012, dan kini mencapai 13,4 juta rekening.
Di Indonesia perbankan syariah
tidak hanya mencakup lembaga-lembaga usaha tapi juga terdiri dari aktivitas
sosial seperti penggalangan dana, infaq (memberikan harta yang dimiliki kepada
yang membutuhkan), dan keuangan waqaf (menyerahkan sebagian atau keseluruhan
harta yang dimiliki untuk kepentingan ibadah dan kesejahteraan masyarakat untuk
selama-lamanya). Jumlah dana sosial yang terkumpul dan disalurkan melalui bank
syariah adalah Rp94,9 miliar atau setara 9,7 juta dolar AS, jelas Ayodhia.
Prinsip-prinsip ekonomi syariah
tidak hanya terbatas pada aspek perbankan. Merujuk pada kebutuhan masyarakat
dunia dan tuntutan pembangunan berkelanjutan, perputaran roda ekonomi juga
harus mempertimbangkan perlindungan lingkungan dan perubahan iklim.
Selain itu prinsip syrariah juga
menjadi dasar pengembangan teknologi di bidang kesehatan, pengolahan sumberdaya
alam, industri pangan, dan lain sebagainya.
"Sinergi antara ekonomi syariah dan teknologi syariah akan membangun pertahanan ekonomi yang kuat dalam suatu negara dalam menghadapi tantangan di masa mendatang," kata Ayodhia
"Sinergi antara ekonomi syariah dan teknologi syariah akan membangun pertahanan ekonomi yang kuat dalam suatu negara dalam menghadapi tantangan di masa mendatang," kata Ayodhia
Sumber: http://www.antaranews.com/berita/357655/ekonomi-syariah-wujudkan-sistem-ekonomi-berkelanjutan
Coment
1. Annisa Fitri/
20212958/1EB23
Ekonomi syariah di Indonesia terlebih
disebutkan bahwa system tersebut mampu mewujudkan ekonomi yang stabil dan
menjamin terhadap krisis yang ada karena bertujuan untuk memeratakan dan
menjaga keseimbangan kesejahteraaan dan terbukti di Indonesia sendiri terjadi peningkatan
nasabah pertahun 2011-2012 juga dikatakan bahwa ekonomi syariah selain
memberikan manfaat di dunia tapi dapat pula memberikan manfaat diakhirat kelak
karena sekalian memberikan sedekah, infak, zakat.
Pada
dasarnya, memang semua system ekonomi tidak ada sempurna, sehingga pada
penerapannya seringkali terdapat kekeliruan pada satu pihak dengan pihak lain
dan hal tersebut yang akan menjadi masalah seperti ekonomi yang zaman dulu
sebetulnya sudah ada di Eropa, namun system tersebut terbawa oleh sistem
kapitalis yang menyebabkan mundurnya system tersebut.
2. Dian Putri/22212037/1EB23
Pada konsep
ekonomi berkelanjutan
mensyaratkan bahwa manfaat yang diperoleh dari kegiatan pembangunan suatu
daerah harus diprioritaskan untuk kesejahteraan penduduk.Hal ini sama dengan prinsip dalam ekonomi syariah
yaitu Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi
seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan serta
mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha.
3. Dyni aprillia
soraya/22212342/1EB23
Ekonomi syariah memberikan dampak yang postif kepada perekonomian.ekonomi syariah seharusnya mampu mewujudkan sistem ekonomi
yang tetap stabil dan menjaminnya tidak rentan terhadap krisis seperti yang
sekarang ini dihadapi masyarakat global.apalagi,Saat ini dunia sedang
menghadapi berbagai tantangan seperti menipisnya sumber energi dan pangan
akibat tingginya permintaan disertai pertumbuhan populasi dan ekonomi syariah
memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut karena bertujuan
memeratakan dan menjaga keseimbangan kesejahteraan.Di Indonesia perbankan syariah tidak hanya mencakup lembaga-lembaga usaha tapi juga terdiri dari aktivitas sosial seperti penggalangan dana, infaq (memberikan harta yang dimiliki kepada yang membutuhkan), dan keuangan waqaf (menyerahkan sebagian atau keseluruhan harta yang dimiliki untuk kepentingan ibadah dan kesejahteraan masyarakat untuk selama-lamanya).
dan perekonomian Indonesia tidak hanya membahas tentang hal2 perbankkan tapi juga membahas kebutuhan masyarakat dunia dan tuntutan pembangunan berkelanjutan, perputaran roda ekonomi juga harus mempertimbangkan perlindungan lingkungan dan perubahan iklim.akan tetapi seharusnya dengan adanya ekonomi syariah seharusnya bisa membatu meringankan beban masyarakat.akan tetapi mulai sekarang ini ekonomi syariah pelan2 sudah mulai tertata dengan baik dan semoga saja memberikan dampak yang baik untuk Negara dan masyarakat.dengan adanya system ekonomi syariah ini.
4. Lydia Elvina/24212292/1EB23
Ekonomi syariah dulunya memang terbukti kalau pada masa krisis ekonomi
jamannya pak Presiden Soeharto tetap stabil. Tapi untuk sekarang tidak, kenapa
begitu? Ya banyak masyarakat yang mengeluh kalau sistem ekonomi syariah di bank
bank syariah sama dengan yang lain tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dan
tujuan ekonomi syariah islam. Saya sendiri mengalami hal tersebut, saya membuka
rekening di bank syariah yang berbasis mudarabah atau bagi hasil, tapi ternyata
tidak sesuai. Untuk itu, cobalah kepada pemerintah untuk memikirkan hal itu
kembali. Karena masih banyak yang harus dibenahi di Indonesia ini terutama
dalam menerapkan ekonomi syariah sebagai sistem ekonomi berkelanjutan karena
masih banyak lembaga yang belum optimal dalam menerepakan sesuai
prinsip-prinsip dan tujuan ekonomi syariah.
5. Zelfi Cantika Anjar Soka/28212015/1EB23
melihat tantangan
kehidupan manusia yang begitu semakin kompleks di segala aspek kehidupan,
terutama di bidang perekonomian sepertinya perlu untuk memberikan solusi baru.
ketika sistem ekonomi kapitalisme yang memimpin hampir diseluruh belahan bumi
ini tidak terlepas Indonesia negeri dimana penduduknya mayoritas beragama Islam
telah memperlihatkan ketidakmampuannya memberikan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi
bagi penduduknya. fakta ini sepertinya sudah tidak terbantahkan lagi dimana
kemiskinan dan pengangguran merajalela. kasus demi kasus menjadi saksi. ini
merupakan bukti konkrit dan tidak terbantahkan lagi bahwa sistem ekonomi
kapitalisme tidak layak lagi digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi
bangsa ini. sudah hampir puluhan tahun sistem ekonomi kapitalisme diberikan
kesempatan untuk menyelesaikan ekonomi bangsa ini namun tetap saja tidak
berubah kearah yang lebih baik tetapi malahan menambah beban rakyat ini dengan
menambang hutang negara. Dan Beberapa tahun terakhir ilmu ekonomi islam telah menyita minat dari berbagai
kalangan terutama para ahli ekonomi di seluruh dunia. Acara – acara
seperti konferensi, workshop, seminar, dan kajian ilmiah diadakan untuk
merumuskan ekonomi islam di zaman ekonomi modern. Melejitnya popularitas
ekonomi Islam ini tidak lepas dari turunnya pamor sistem ekonomi besutan Karl
Marx yang terbukti tidak dapat memecahkan masalah ekonomi di Uni Sofyet. Serta
bocornya kebobrokan sistem ekonomi kapitalis, yang menyebabkan kesenjangan
ekonomi, jumlah pengangguran, utang luar negeri, tingkat inflasi, dsb.
Ekonomi syariah memberikan dampak yang
postif kepada perekonomian.ekonomi syariah mampu
mewujudkan sistem ekonomi yang tetap stabil dan menjaminnya tidak rentan
terhadap krisis seperti yang sekarang ini dihadapi masyarakat
global.apalagi,Saat ini dunia sedang menghadapi berbagai tantangan seperti
menipisnya sumber energi dan pangan akibat tingginya permintaan disertai
pertumbuhan populasi dan ekonomi syariah memberikan solusi untuk menyelesaikan
permasalahan tersebut karena bertujuan memeratakan dan menjaga keseimbangan
kesejahteraan.
Pada tahun 1976, konferensi ekonomi
Islam yang diadakan di Mekkah merumuskan bentuk perekonomian negara – negara
islam. Salah satu hasil dari konferensi itu adalah dibangunnya Lembaga Riset
Ekonomi Islam Internasional di Universitas King Abdul Aziz, Jeddah. Dari sana,
secara perlahan, ekonomi islam mulai diperhitungkan sebagai solusi keuangan
alternatif di dunia Internesional.
Langganan:
Postingan (Atom)